terkadang keadaan terpaksa membuat kita lebih banyak berpikir dan peka terhadap sekitar.
...nggak ada yang bikin senang selain tetap maju ke dosen dan ternyata... yes yess! he said yes!
![]() |
| maap, kami mahasiswa dengan kamera seadanya yang sedang menghibur diri sejenak menyingkirkan segala kejelimetan ide yang tak kunjung datang. |
5 minutes before jumatan and we were here. menghadap mas dosen untuk presentasi singkat ide baru kami. ya walaupun setelah officially diterima beliau ngoceh bermilyar-milyar kata
BOOK-SELF.
terinspirasi dari kata bookshelf yang artinya rak buku. yes, kami membuat rak buku portable dari bahan kanvas yang memang bisa dijadikan sling bag.
begitulah hasil pemikiran kami untuk bahan presentasi UAS matkul ini.
why we chose the 'self' word was because we wanted the owner had a sense of belonging about this thing, which can be carried wherever he/she goes.
begitulah hasil pemikiran kami untuk bahan presentasi UAS matkul ini.
as i mentioned in the previous page, UAS kami ini adalah membuat produk. tapi nggak hanya sampai di situ (ternyata). untuk mengambil nilai individu, setiap orang harus mempresentasikan produknya. seperti sales gitu deh. jadi nanti UAS ini adalah rangkaian dari awal November sampai awal Desember. Setiap Jumat jam 9:30 sampai jam kuliah ini berakhir, kita hanya mendengar orang-orang presentasi dan menilai sendiri bagaimana bentuk presentasi mereka. yang bikin saya realize bahwa inti dari matkul ini adalah presentation and persuasive skill. itu ternyata sisi komunikasi yang saya sadar instead of bikin produk yang nggak ada komunikasi-komunikasinya sama sekali.
![]() |
| book-self hasil kerjasama dengan abang penjahit kutek |
the exhibition day
7 Desember 2015. semua orang sibuk sama kelompoknya, mendekor stand. Book-selfer juga sama kok. cuman standnya nggak seramai kelompok lain huhu syedih :( ohiya di exhibition ini nantinya bakal ada penguji dari humas-humas fakultas yang ada di UI. ditambah perwakilan dari luar (bisa mahasiswa jurusan lain, atau dari univ lain) yang bakal nanya-nanya cerewet.
the exhibition has just begun. stand book-self masih sepi. kebanting sama dekor stand-stand di sebelahnya :( terus tiba-tiba segerombolan mbak-mbak dan mas-mas datang. nanya kegunaan, inspirasi, dijual apa kaga, harga, status, etc etc. yang berakhir pada "ini yang navy saya pesen ya. nanti saya datang lagi. jangan sampe diambil orang"
....
......
............
subhanallah walhamdulillah allahu akbar. gue malah mikirnya siapa juga yang mau beli tas kecil dengan harga 90rebu?
eh ada ._.
dan si mbak-mbak itu beneran beli ya allah sampe dia pergi tadi aja saya mikirnya ah cuma becanda. temen-temen juga percaya nggak percaya tapi lebih ke nggak percayanya. tapi dia beneran dateng lagi :') tau kan gimana rasanya hasil pemikiran lo dan kelompok diapresiasi bahkan dibayar? we're on that feel.
exhibition ini akhirnya berakhir juga jam 12 kurang. nggak tau lagi gimana kabarnya tenggorokan ini harus adu teriak sama 100+ orang. finally it's done. and finally, book-self got the 5 best product versi pendatang! tenggorokan yang tadinya sudah loyo mendadak bisa teriak kencang kesenangan. haaa akhirnya ya guys, ide setengah jam sebelum deadline ditutup ini ada hasilnya :) manis pula.
terkadang keadaan terpaksa membuat kita lebih banyak berpikir dan peka terhadap sekitar.
dan membuat kita lebih mau bekerja keras, dengan sukarela.
thank you for reading,
best regards,
hilya and book-selfer



Comments
Post a Comment