apa arti sebuah nilai?
mungkin ini agak kontroversial yah berhubung beberapa bulan ini saya bener-bener nggak bisa nemuin sense of fun dari sekolah itu sendiri. kayanya dulu saya sekolah bahagia banget deh. belajar juga enak walopun enek juga sama soal-soal UN. tapi sisanya? sekolah adalah sesuatu yang saya tunggu-tunggu.
itu dulu.
sekarang? ah saya juga nggak ngerti gimana harusnya saya tapi sekolah bener-bener sesuatu yang PALING dihindari sekarang ini. seriously, i can't even found the interest of study those stuffs here. bukan karena sekolahnya, temen-temen atau gurunya. they all fine. tapi karena materi yang dikasih. bayang-bayang nilai jelek yang menghantui semua orang.
kecuali saya, dan beberapa orang yang sepemikiran sama saya.
saya juga nggak ngerti. apa pentingnya sebuah nilai sih? iya itu buat nilai rapot dan emang manusia biasanya melihat dengan hasil. kalo orang itu nilainya bagus berarti dia pinter. yang nggak bagus berarti kurang pinter. saya juga masih nggak bisa nentuin apalagi tolak ukur yang lainnya selain nilai.
mungkin beberapa orang mikir nilai itu ya buat masa depan kita nantinya. biar bisa kuliah, biar dilirik orang-orang penting. biar nggak kena marah orangtua. makanya nggak heran buat alesan yg terakhir, banyak banget yang bela-belain belajar biar nggak ngecewain orangtua. salut sih saya. usahanya ada dan tujuannya mulia juga.
tapi semua ini beda ketikaaa........ target nggak tercapai. target mendapat nilai bagus lah, apa lagi? hasilnya? semua keluhan, tangisan, bahasa-bahasa yang nggak jelas asal usulnya keluar semua. menghilangkan esensi dari keikhlasan belajar dan kemuliaan tujuan. kalo udah kaya gitu, segitu besarkah arti nilai sehingga bisa mengalahkan makna dari akhlak dan etika manusia? lama-lama tingkat kriminalitas bakalan naik dengan tekanan untuk bisa dapet nilai bagus. sekedar angka yang ketika setetes air jatuh menimpanya, hilang sudah. bablas.
ketika nilai menjadi tujuan dari sebuah proses pembelajaran, saya nggak kebayang aja pasti bakalan desperate banget. karena automatically, kita bakalan panik dan malah merusak keindahan belajar yang harusnya jadi harga mutlak.
sampai kapan pun, nilai memang tetap ada dan nggak akan pernah terputus. sistem pendidikan dimana pun pasti juga berujung pada nilai. kita nggak bisa salahkan itu. yang bisa kita lakukan adalah, untuk tidak mendewakan seonggok nilai yang tercantum dalam buku rapot. seberapa besar atau kecil nilai yang kita dapat, yakin aja bahwa materi yang telah diajarkan punya manfaat yang tersembunyi. walopun saya juga suka mikir ngapain juga saya belajar fisika atau kimia, tapi dari situ saya tau bahwa bidang saya bukan disana. berdamailah dengan pelajaran apapun *termasuk TIK :(* niatkanlah belajar kita karena Allah bukan karena nilai. total dalam belajar (walopun suka nggak abis pikir ngapain gue belajar ginian?) semua ilmu pasti bermanfaat. tinggal tunggu waktu dan tempat kapan ilmu itu bisa terlihat kegunaannya. bukan nilainya.



Comments
Post a Comment