Skip to main content

bogor ipb

hari minggu tanggal 30 januari kemaren, ada acara di IPB bogor tentang seminar beasiswa n talkshow. pas talkshow agak ngebosenin tapi ada satu cerita yang 'miris' banget dan ini bukan sinetron -_-"

jadi ada pengusaha gitu. namanya pak kaharudin. dia pengusaha perkapalan gitu deh~ lulusan jepang tapi nggak mau kerja di jepang gara2 dia masih mau nyumbang sesuatu untuk negaranya (indo) of course di bidang yg dia kuasain *baca: perkapalan* skip! yang aku suka dari talkshow bareng pak kahar: perusahaan dia itu based on al-qur'an. banyak dia ngungkit ayat2 al-qur'an yang memotivasi perusahaannya. pernah suatu hari pemerintah indonesia pesen kapal ke dia, eh nggak jadi. gara2 perusahaannya baru. freshmen lah~ hahaha. pemerintah malah pesen ke jepang. oh iya sebelum itu, pak kahar ini punya link di jepang. nah pas si pemerintah ini nggak jadi mesen di perusahaannya pak kahar dan milih jepang, ternyata perusahaan jepang yg jd klien pemerintah malah ngoper orderannya ke pak kahar. karena ternyata, perusahaan jepang itu pelanggan setia pak kahar :p *maap kalo gak ngerti*

katanya juga, yang bikin indoensia kurang maju salah satunya: terlalu percaya dan sibuk sm 'gosip murahan' mendingan fokus sama bidang yang dikuasai masing2 :P

Comments

Popular posts from this blog

my beloved sai :)

Sekolah Alam Indonesia tempat dimana aku mengahbiskan banyak waktu disini. dari kecil. dari playgroup. sampe sekarang. di tingkat tertinggi di SAI, SL 9. " sekolah alam? sekolah di utan apa hil?" "sekolahnya gimana tuh? punya kelas ga?" bener kata ka rhea. aku ga belajar di kelas. aku belajar di saung. karena kalo kelas itu identik sama ruang segiempat yang bertembok dan ada jendelanya. ada bangku, meja, meja guru dll. sedangkan sekolahku, ga ada meja guru. hehehehe. disini, aku ngga cuma belajar 2x2=4 atau, hasil akhir dr soal math, fisika, dll. tapi gimana prosesnya aku dapet jawaban itu. ga cuma kognitif, tapi akhlak juga diliat disini. dan selama aku sekolah disini, aku ga pernah bosen belajar disini. emang aku pernah bosen belajar math, ipa atau pelajaran lainnya. tapi lingkungan sekolahnya ngga pernah bikin aku bosen. the teachers. semua guru disini friendly. enak banget diajak ngobrol. sampe susah banget nge-describenya hehe.. mungkin karena belom pernah nyob...

Tentang Orangtua

Semenjak aku menjadi satu-satunya anak besar (bukan badannya) yang tinggal di rumah, aku semakin sadar bahwa sebenarnya aku ini masih jauh dari kata anak baik.  Seperti dulu waktu masih kuliah dan lagi sok-sokan menikmati peran sebagai (sok) aktifis, aku sering banget nggak izin pulang telat sama ortu. Dulu mikirnya dalam hati “gue udah gede kok, udah bisa jaga diri dan gue nggak macem-macem, kegiatan gue nggak aneh-aneh” ternyata itu semua nggak cukup saudara-saudara. Karena memang setelah itu, sering banget aku ditegur karena pulang malem. Bukan masalah pulang malemnya, tapi izinnya itu loh. Teguran pertama, aku iyain aja dan aku ikuti maunya mereka: izin setiap pulang malam. Namun itu hanya hangat di awal saja. Ke sininya, penyakit kesotoyan gue-udah-gede ini kumat kembali. Aku akhirnya mendapatkan SP 2 waktu itu which I could add a fact : terjadi adu mulut di situ. Aku yang mempertanyakan kenapa harus begini, begitu? Orangtua yang selalu punya senjata andalan “kami tuh...