Skip to main content

ceritahilya: it's a brand new day!







 

So, what on earth i have to declare thiss?

Guess who recently has changed her memorable and still beautiful blog domain? me.
dan selamat datang di postingan pertama setelah blog hilya di re-branding! yeaayy~ tapi sejujurnya saya sedih sih harus melepas domain lama si centil hilyarious.blogspot.com. dan memang baru beberapa jam dideklarasikan *cailah* banyak teman yang bertanya-tanya.

Kenapa?

Jadi awalnya memang nggak ada niatan buat ganti domain hilyarious ini. bayangin dong, ini masterpiece banget dari tahun 2010, jaman-jamannya hilya masih alay polos mencari jati diri dan materi yang ditulis juga yaa gimana ngomongnya yah. hmm cek aja di postingan 2010 but i suggest you to not doing it, karena hal-hal tersebut dapat mengganggu ketentraman jiwa dan raga. but actually i loved the way i could break that down, semua tulisan-tulisan itu di jaman SMP, i appreciate it. 

So why hilyarious?

Hmm ini semua bermula dari migrasi yang saya lakukan dari multiply.com. yes, i was active on the blog world since 5th grader and used multiply for years. karena multiply akan menutup situsnya, jadi saya memutuskan buat berpindah juga. terus nyoba pake tumblr di akhir 2009 if i'm not mistaken, cuma agak gimana gitu yah. tumblr dulu nggak kayak sekarang cuy, boro-boro. akhirnya di 2010 pindah ke blogger, direkomendasiin sama @hasabibilal yang bakat dagang emang, promosinya meyakinkan banget. dan dari situlah saya kenal blogger. tumblr juga aktif sih, jadi nulisnya di dua tempat. but i didin't know why my heart sticked to blogger from time to time. cinta banget sama ini. dan terpilihlah hilyarious sebagai first domain. (kalimat barusan sebenarnya lebih cocok ditaruh di dua kalimat selanjutnya, hmm maafkan).

Hilyarious diadaptasi dari kata hilarious yang artinya "very amusing" (oxford, 2011, p. 209) karena nama saya hilya jadinya hilyarious. walaupun isinya kayaknya sih nggak ada amusing-amusingnya.  tapi itu jadi brand banget di kalangan teman-teman. Alhamdulillah responnya baik, banyak yang baca dari teman seumur sampe guru dan orangtua murid (gue nggak ngerti lagi sih, tulisan jaman 2010 itu kok pada betah ya bacanya?). bahkan karena tulisan-tulisan 2010 itu, beberapa kali dihubungi ortu siswa pengurus majalah sekolah buat dimuat wkwk ya Allah berasa penulis handal yah padahal mah eyd aja bubar jalan :') yah itu fakta kok, saya nggak mengada-ada. benar kan tante Irma? bu Diani? tante Deasy?

Seiring berjalannya waktu, hilyarious still be hilyarious. sempat di rebuild lagi tampilannya dengan keahlian @hasabibilal yang secara volunteer bikinin template blog saya. setelah di rebuild, makin banyak respon bagusnya padahal tulisannya makin nggak mutu :")

Sampai beberapa waktu lalu akhirnya saya pengen nyoba ganti template baru yang simpel ajah. udah umur juga, lebih mau yang nggak plain tapi classy. sampai suatu hari iseng ngegugel translate hilyarious dan mendapatkan hasil sebagai berikut:




Cukup tau aja sih huhu :(

Tapi benar itu menjadi salah satu faktornya. sengaja diganti takutnya ada yang iseng ngegugling eh beneran ketemu khan malu. mendingan dibilang dari sekarang, and here it is. hilyarious isn't over yet, she's growing up to be ceritahilya.blogspot.com. rencananya nggak hanya domain saja yang akan berubah menjadi ceritahilya tapi label-label akan disusun ulang misalnya, tulisan-tulisan SMP yang diberi nama SAI diubah menjadi ceritahilyaSMP (malah jadi panjang yah, hmm). masih dipikirkan sih, mungkin kalo teman-teman ada saran bisa langsung kasih tau aja :)

Hopefully, ceritahilya bisa bikin saya semangat lagi dalam bercerita di sini, haha. sekarang banyak banget microblog yang menggeser kedudukan blogger dan konco-konconya, tapi tenang aja, blogger is always be the one deh. kalo masalah jarang keisi, sebenernya nulis sih rutin tapi selalu berakhir di draft. ini aja udah ada 7 tulisan yang nggak selesai-selesai haha. no worries, i'll post it all but that's down the road. doakan istiqomah.

Let's say hello to the brand new day!




thank you for reading,
adios


hilya

Comments

Popular posts from this blog

my beloved sai :)

Sekolah Alam Indonesia tempat dimana aku mengahbiskan banyak waktu disini. dari kecil. dari playgroup. sampe sekarang. di tingkat tertinggi di SAI, SL 9. " sekolah alam? sekolah di utan apa hil?" "sekolahnya gimana tuh? punya kelas ga?" bener kata ka rhea. aku ga belajar di kelas. aku belajar di saung. karena kalo kelas itu identik sama ruang segiempat yang bertembok dan ada jendelanya. ada bangku, meja, meja guru dll. sedangkan sekolahku, ga ada meja guru. hehehehe. disini, aku ngga cuma belajar 2x2=4 atau, hasil akhir dr soal math, fisika, dll. tapi gimana prosesnya aku dapet jawaban itu. ga cuma kognitif, tapi akhlak juga diliat disini. dan selama aku sekolah disini, aku ga pernah bosen belajar disini. emang aku pernah bosen belajar math, ipa atau pelajaran lainnya. tapi lingkungan sekolahnya ngga pernah bikin aku bosen. the teachers. semua guru disini friendly. enak banget diajak ngobrol. sampe susah banget nge-describenya hehe.. mungkin karena belom pernah nyob...

Tentang Orangtua

Semenjak aku menjadi satu-satunya anak besar (bukan badannya) yang tinggal di rumah, aku semakin sadar bahwa sebenarnya aku ini masih jauh dari kata anak baik.  Seperti dulu waktu masih kuliah dan lagi sok-sokan menikmati peran sebagai (sok) aktifis, aku sering banget nggak izin pulang telat sama ortu. Dulu mikirnya dalam hati “gue udah gede kok, udah bisa jaga diri dan gue nggak macem-macem, kegiatan gue nggak aneh-aneh” ternyata itu semua nggak cukup saudara-saudara. Karena memang setelah itu, sering banget aku ditegur karena pulang malem. Bukan masalah pulang malemnya, tapi izinnya itu loh. Teguran pertama, aku iyain aja dan aku ikuti maunya mereka: izin setiap pulang malam. Namun itu hanya hangat di awal saja. Ke sininya, penyakit kesotoyan gue-udah-gede ini kumat kembali. Aku akhirnya mendapatkan SP 2 waktu itu which I could add a fact : terjadi adu mulut di situ. Aku yang mempertanyakan kenapa harus begini, begitu? Orangtua yang selalu punya senjata andalan “kami tuh...