setiap manusia memiliki nilai-nilai kehidupan yang ia pegang dan ia anut sampai mati. nilai-nilai tersebut bersatu dengan jiwa menjadi sebuah karakter. kita tahu, nilai yang dianut setiap orang berbeda-beda. ada yang perbedaannya sangat drastis, ada yang hampir sama dengan kita. pantas saja Tuhan tak pernah mencipkatan manusia dengan karakter yang sama.
nilai-nilai tersebutlah yang disebut sebagai prinsip. prinsip menjadi sebuah pedoman kehidupan. ibarat drama, prinsip adalah naskah asli dan manusia sebagai artis yang bertopang pada naskah. kadang naskah tersebut diimprovisasi namun tak mengurangi keaslian cerita. sang sutradara pun mengharuskan pemainnya mengimprov naskah.
seperti roda, kehidupan ada waktunya di atas dan di bawah. siklus hidup yang terlihat ekstrim terkadang membuat kita lupa akan prinsip hidup sendiri. kadang di tengah jalan kita bertemu dengan pengembara yang bernasib sama dan memiliki prinsip yang mirip dengan kita sehingga bersamanya, kita merasa kuat dan semangat. namun tak sedikit pula kita bertemu dengan yang memiliki prinsip berbeda 180 derajat dari kita. di sinilah kita beradaptasi, menyesuaikan satu sama lain, mencoba melanjutkan perjalanan bersama. namun seringnya, yang seperti ini menjadi ujian bagi kita seberapa besar kita dapat berpegang teguh pada prinsip masing-masing. perbedaan yang sangat drastis tak cukup baik untuk kehidupan masing-masing. toh pada akhirnya ia memilih jalur A dan satunya memilih jalur B. ini sangat sering terjadi.
well, saya nggak menyesal dengan pertemuan kita di tengah jalan. bagaimana beradaptasi, mengenal satu sama lain sambil berjalan. hingga akhirnya, persimpangan ini yang mengharuskan kita berpisah. tidak ada irisan atas prinsip kita. terima kasih telah datang. kamu membuat saya menjadi orang yang kuat memegang prinsip. mungkin kalau kita nggak pernah bertemu, akan sulit rasanya menghadapi orang-orang yang berbeda prinsip sedangkan medan perjalanan semakin curam. saya bisa jatuh ke jurang.
terima kasih telah membuat saya lebih mengenal diri sendiri, karakter yang belum saya pahami, dan karaktermu yang akan jatuh ketika saya terus ikut di jalanmu. mencegah lebih baik daripada mengobati bukan?
10-10 =0
perbedaan prinsip ini tidak akan kuat kalau disatukan.
10x10 =100
tenang saja. setelah persimpangan ini, kita sama-sama akan bertemu dengan orang yang seprinsip. bertemu dan berjalan bersama dengan yang seprinsip membuat kita semakin kuat bukan?
dan itulah sebenarnya yang kita butuhkan dalam hidup.
thank you for reading,
best regards
-hilya-
nilai-nilai tersebutlah yang disebut sebagai prinsip. prinsip menjadi sebuah pedoman kehidupan. ibarat drama, prinsip adalah naskah asli dan manusia sebagai artis yang bertopang pada naskah. kadang naskah tersebut diimprovisasi namun tak mengurangi keaslian cerita. sang sutradara pun mengharuskan pemainnya mengimprov naskah.
seperti roda, kehidupan ada waktunya di atas dan di bawah. siklus hidup yang terlihat ekstrim terkadang membuat kita lupa akan prinsip hidup sendiri. kadang di tengah jalan kita bertemu dengan pengembara yang bernasib sama dan memiliki prinsip yang mirip dengan kita sehingga bersamanya, kita merasa kuat dan semangat. namun tak sedikit pula kita bertemu dengan yang memiliki prinsip berbeda 180 derajat dari kita. di sinilah kita beradaptasi, menyesuaikan satu sama lain, mencoba melanjutkan perjalanan bersama. namun seringnya, yang seperti ini menjadi ujian bagi kita seberapa besar kita dapat berpegang teguh pada prinsip masing-masing. perbedaan yang sangat drastis tak cukup baik untuk kehidupan masing-masing. toh pada akhirnya ia memilih jalur A dan satunya memilih jalur B. ini sangat sering terjadi.
well, saya nggak menyesal dengan pertemuan kita di tengah jalan. bagaimana beradaptasi, mengenal satu sama lain sambil berjalan. hingga akhirnya, persimpangan ini yang mengharuskan kita berpisah. tidak ada irisan atas prinsip kita. terima kasih telah datang. kamu membuat saya menjadi orang yang kuat memegang prinsip. mungkin kalau kita nggak pernah bertemu, akan sulit rasanya menghadapi orang-orang yang berbeda prinsip sedangkan medan perjalanan semakin curam. saya bisa jatuh ke jurang.
terima kasih telah membuat saya lebih mengenal diri sendiri, karakter yang belum saya pahami, dan karaktermu yang akan jatuh ketika saya terus ikut di jalanmu. mencegah lebih baik daripada mengobati bukan?
10-10 =0
perbedaan prinsip ini tidak akan kuat kalau disatukan.
10x10 =100
tenang saja. setelah persimpangan ini, kita sama-sama akan bertemu dengan orang yang seprinsip. bertemu dan berjalan bersama dengan yang seprinsip membuat kita semakin kuat bukan?
dan itulah sebenarnya yang kita butuhkan dalam hidup.
thank you for reading,
best regards
-hilya-
Wahhh guwa tau nih siapa orangnya
ReplyDeleteguwa juga tau siapa orangnya
DeleteKa Hilyaaaa, suka banget sama tulisan yang ini :")
ReplyDeletethank you naad :') jadimayu hehe
Deletekenapa tulisan ini jerho pishan
ReplyDeletemungkin kamunya lagi baper na....
Delete